Senin, 30 April 2012

PROGRAM BEASISWA UNGGULAN


Beasiswa Unggulan merupakan pemberian bantuan biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia atau pihak lain berdasarkan atas kesepakatan kersjasama kepada putera – puteri terbaik bangsa Indonesa dan mahasiswa asing terpilih. (Permendiknas RI Nomor 20 Tahun 2009)


SASARAN PROGRAM BEASISWA UNGGULAN
Beasiswa Unggulan diberikan kepada mereka yang memiliki prestasi sebagai berikut:
Peraih medali Olimpiade Sains/ Teknologi tingkat Nasional/ Internasional;
Pemenang lomba LKS (Lomba Kompetensi Siswa) Tingkat Nasional;
Pemenang Lomba tingkat Nasional/ Internasional, bidang Sains, Teknologi, Seni Budaya, Olahraga, dll;
Lulusan terbaik SMA/ MA/ SMK/ Ponpes/ Perguruan Tinggi yang diusulkan oleh Pemda (Propinsi/ Kabupaten/ Kota), Masyarakat (LSM), dan Insdustri;
Lulusan Cumlaude dari Perguruan Tinggi/ Sekolah Tinggi/ Akademi;
Penulis, Pencipta, Peneliti, Seniman, Olahragawan, dan Tokoh (P3SWOT) berprestasi;
Staf Pemda dan Staf Diknas dari unit- unit utama serta jajarannya;
Bukan Dosen (untuk reguler S1, S2, dan S3)

BENTUK BEASISWA UNGGULAN
Biaya Hidup;
Biaya Pendidikan;
Biaya Buku;
Biaya Penelitian;
Biaya Publikasi Ilmiah;
Tunjangan Prestasi;
Tunjangan Kreativitas;
Bantuan Beasiswa P3SWOT;
Biaya Transportasi/ Tiket Pesawat;
Biaya Asuransi Kesehatan;
Biaya Kedatangan dan Kepulangan;
Biaya Tunjangan Awal/ Akhir Program;
Biaya Matrikulasi;
Biaya Operasional; atau
Biaya lainnya

JENIS BEASISWA
Beasiswa Jenjang DIV/ S1, S2, & S3
P3SWOT
Kreativitas Para Juara
Studi Lanjut Para Juara & Atlet Berprestasi
Beasiswa Mahasiswa Asing
BU – CIMB Niaga
Beasiswa Nusantara BU – BRI
Bantuan Kemitraan Alumni

PERSYARATAN PROGRAM BEASISWA UNGGULAN
 1. Sudah diterima di Perguruan Tinggi dengan melampirkan Letter of Acceptance
 2. Surat Pernyataan sanggup mengikuti peraturan pada Program Beasiswa Unggulan
 3. Mengisi data diri secara lengkap pada website Program Beasiswa Unggulan: http://www.beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id
 4. Melampirkan proposal rencana usulan, tugas akhir/ Skripsi/ Tesis/ Disertasi
 5. Syarat IPK & TOEFL untuk mengikuti seleksi:

JENIS S1 S2 S3
 UAN > 7.25 – -
 IPK > 3.00 > 3.25 > 3.25
 TOEFL 450 500 550

Isi pada form online dengan melampirkan scan Ijazah & Transkrip Nilai (untuk IPK & UAN) serta scan sertifikat TOEFL yang sudah dilegalisir.

*) Apabila calon pelamar tidak memiliki sertifikat TOEFL, dapat melampirkan sertifikat TOEIC, TOEFL IBT, IELTS, dll
 6. Melampirkan Sertifikat penghargaan/ prestasi
 7. Usia Pendaftar diprioritaskan:
 a. DIV/ S1 tidak lebih dari 21 tahun
 b. S2 tidak lebih dari 35 tahun
 c. S3 tidak lebih dari 45 tahun
 8. Melampirkan surat rekomendasi dari Instansi asal untuk mengikuti program Beasiswa Unggulan.
 9. Membuat publikasi pada media masa nasional/ Internasional (ISR).

Bagi yang berminat, tersedia form dan pengumuman lengkap silakan menuju laman :
http://beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id

Rabu, 25 April 2012

Menyunting Karangan dengan Tepat

Sahabat, blog Mata Hati kali ini akan membahas bagaimana cara menyunting karangan dengan tepat. Huuufft, rasanya udah lama nggak posting tulisan. Tulisan ini saya adaptasi dari buku Positif Bahasa Indonesia produk kantor saya, hehe...
Simak ya...
Menyunting karangan berarti memperbaiki karangan berdasarkan kaidah-kaidah yang benar. Kaidah-kaidah yang harus diperbaiki atau diperhatikan dalam sebuah karangan adalah sebagai berikut.
a. Ejaan, hendaknya menggunakan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).
b. Tanda baca, yaitu ketepatan penggunaan dan penempatan tanda baca, misalnya tanda titik (.), dan tanda       koma (,), tanda titik koma (;), tanda titik dua (:), tanda petik satu (‘…’), tanda petik dua (“…”), dan             sebagainya.
c. Diksi, yaitu pilihan kata yang sesuai dengan konteks kalimat.
d. Kalimat, yaitu keefektifan kalimat.
e. Paragraf, yaitu keterpaduan dan keruntutan paragraf.
f. Sistematika penyajian.
g. Keterbacaan karangan.
h. Kebenaran konsep materi karangan.

Kegiatan menyunting dilakukan salah satunya untuk mempersiapkan naskah yang baik dan benar sebelum diterbitkan. Naskah-naskah tersebut biasanya berupa buku, majalah, surat kabar, tabloid, dan sebagainya. Kegiatan menyunting naskah juga disebut kegiatan mengedit naskah. Orang yang berprofesi mengedit naskah disebut editor, kayak yang punya blog ini, hadewhhhh...:D
Berikut ini adalah alur kerja seorang editor buku dalam sebuah perusahaan penerbitan ketika menyuting/mengedit sebuah naskah.
1. Membaca naskah secara tuntas dengan tujuan mengetahui gambaran keseluruhan isi naskah. Ini penting         agar sang penyunting juga memahami konsep naskah/buku yang diinginkan oleh penulis. Seorang editor         tidak boleh begitu saja mengubah sebuah naskah tanpa mengetahui konsep yang diinginkan oleh penulis.       Hal itu disebabkan, sebuah buku menunjukkan identitas penulisnya. Jika buku diubah terlalu dalam oleh         sang editor, dikhawatirkan ciri khas penulis akan hilang. Hal ini terutama berlaku bagi buku-buku umum.
2. Menandai bagian-bagian yang meragukan. Bagian-bagian yang meragukan ini bisa diberi tanda dengan         pensil berikut keterangan atau catatan singkat. Kemudian, seorang editor perlu berkonsultasi dengan             penulis untuk membahas “temuan-temuan” tersebut. Tujuannya adalah untuk mencari titik temu.
3. Editor mengeksekusi naskah dengan memperbaiki beberapa temuan sebelumnya. Perbaikan tersebut,           misalnya dalam hal konsep maupun kebahasaan.
4. Editor berdiskusi dengan bagian art kreatif untuk membahas konsep buku yang akan diterbitkan tersebut       berkaitan dengan masalah grafika: gambar, desain isi, desain kover, dan tata letak.

Oke, demikian penjelasan tentang menyunting karangan, bukan menyunting yang lain lo! :-)
Semoga bermanfaat, alhamdulillah yach....

7 Tips Khusus Agar Disayang Suami

“Dan diantara ayat-ayatNya adalah diciptakanNya untukmu istri-istri dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS Ar-Ruum:21).

Ini ayat popular yang sering kita temukan di selembar undangan perkawinan. Diantara pempelai dijadikanNya rasa cinta dan kasih sayang. Modal untuk membina keluarga. Langgeng tidaknya suatu perkawinan tergantung pasangan itu sendiri dalam merawatnya. Pasangan itu harus berusaha dengan caranya dan komitmennya agar perkawinan mereka adem ayem, sakinah mawadah warohmah.

Sudah selayaknya kita sadari bahwa, cinta adalah anugerah yang diberikan Allah kepada hamba-hambaNya, dan inilah yang disebut cinta yang hakiki atau cinta sejati. Allah-lah pemilik cinta, Allah-lah yang menjadikan cinta antara suami-istri.

Setiap istri tentu ingin perkawinannya langgeng dan tetap saling mengasihi sampai akhir hayat.ini lah tips khusus agar disayang suami.

1. Berusaha sekuat tenaga untuk mentaati dan menjalankan perintah Allah serta menjauhi laranganNya. Yang artinya anda harus menjadi wanita yang solehah. Karena Harm bin Hayyan, seorang ulama di masa Khalifah Umar bin Khattab ra berkata, “Tiada seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT, melainkan Allah akan mendekatkan hati orang-orang mukmin kepadanya, dan istri yang senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah, maka Allah akan mendekatkan hati suaminya kepadanya sampai ia mendapatkan cintanya.”

2. Berbakti kepada suami. Sehingga memiliki peluang jadi penghunu surga.”Apabila seorang perempuan menunaikan shalat, puasa, memelihara kemaluannya dan berbakti, mentaati suaminya, dia akan masuk syurga.” (HR al-Bazzar). Istri seperti ini memiliki nilai yang tinggi di mata suaminya dan akan selalu dicintai suaminya.

3. Sederhana.Tidak banyak menuntut, menerima dengan rasa syukur betapapun sedikitnya pemberian suami, dan tidak berlebihan dalam membelanjakan nafkah yang diberikan suami. Bila Anda sanggup selalu bersikap seperti ini, cinta suami akan selalu tercurah untuk Anda.

4. Kenali kecenderungan suami Anda, apakah ia menyukai penampilan yang wah atau yang sederhana? Kemudian setiap bersamanya, sesuaikan penampilan Anda dengan kecenderungannya itu. “Sebaik-baik perempuan adalah yang menyenangkanmu bila engkau memandangnya, mentaatimu bila engkau perintahkan dan menjaga dirinya dan hartamu bila engkau tidak di rumah” (HR Thabrani).

5. Berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami Anda. “Tidaklah seorang perempuan menyakiti hati suaminya di dunia, melainkan bidadari calon istrinya (di akhirat) berkata, “Janganlah engkau sakiti dia, Allah membencimu. Sesungguhnya dia disisimu hanya sementara waktu, dan akan berpisah darimu untuk berkumpul dengan kami.” (HR Ahmad).

6. Dampingilah suami anda dalam suka dan duka. Jangan berlakukan falsafah “Ada uang abang sayang, tak ada uang abang ditendang” Apapun keadaan yang dialami suami Anda, berusahalah menjadi pendampingnya yang setia. Disaat suka menjadi pengingat agar suami tidak terlena, disaat duka menjadi pelipur lara.

7.Jadi partner yang menyenangkan di kamar tidur. Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri. Belajarlah cara dan teknik menyenangkan suami di tempat tidur dan Anda akan mendapati suami selalu melimpahkan cintanya untuk Anda!

Selamat mencoba

Bila ke tujuh tips ini sudah anda coba tapi suami anda tetap tidak sayang pada anda, jangan putus asa. Mungkin Allah masih menguji anda justru ras tidak sayang suami anda bisa menjadi ladang ibadah anda. Yakinlah kelak di kampung akherat anda akan bertemu bidadara yang lebih tampan dan saleh daripada suami anda.

Sumber: kompasiana.com

Rabu, 04 April 2012

Siapa Penabrak Sepeda Baruku?

Saat aku masih duduk di kelas 4 SD aku dibelikan sebuah sepeda baru oleh bapakku. Aku senang sekali karena saat itu jarang sekali teman-teman di kampung yang sudah punya sepeda. Bisa dikatakan sepeda adalah barang langka. Teman-teman sampai antri meminjam sepedaku.
Karena senang aku muter-muter kampung sambil bernyanyi. Sesekali ngebut. Nah, saat sampai sebuah perempatan desa, tiba-tiba ada sepeda motor melaju kencang dari arah berlawanan. Aku kaget, kehilangan keseimbangan dan sepeda motor itu menyerempet sepedaku. Aku terjatuh dan luka.
Pengemudi sepeda motor itu mau bertanggungjawab dan membayar semua perawatan rumah sakit. Tak hanya itu, dia juga membiayai sepedaku rusak. Cerita ini tak hanya sampai di sini, lima belas tahun kemudian saya dipertemukan dengan penabrak yang baik hati itu ketika menjodohkan aku dengan putranya yang sangat tampan.


Cerita ini dimuat dalam buku Positif Bahasa Indonesia Kelas VII Semester I

Selasa, 03 April 2012

Internship (Magang) for Final Project Students at PT Saudi Indonesia Multi Investment (SIMI)

PT Saudi Indonesia Multi Investment (SIMI), is a new company setting up a
commercial corn farm and grain drying facility in Sumalata, North
Gorontalo, Sulawesi. The vision of the company is to grow into a major
player in the corn sector in Indonesia.

SIMI is looking for a young, dynamic and highly motivated individual to
join the team as an Intern / Management Trainee. The position involves
working directly under the senior management (both Indonesian and
non-Indonesian) and offers a very broad scope to grow professionally in
the field of new business set up, business management, financial
analysis and the commercial aspects of how to set up and run a business.
The initial period of intership / training will be 3-6 months, which may
be extended into a permanent position, based on performance. The
position is based in Jakarta.
Requirements :
* Minimum education – Graduate or University student (3rd year, doing
Final Project, not yet graduated). In case of work experience candidate
with 1 / 2 years work experience from reputable university with
educational background in anymajor or equivalent. (Civil Engineer major
or a background in Agronomy will be given preference.)
* Good working knowledge of MS Word, Excel and PowerPoint.
* Fast learner who is eager to learn and take on greater responsibilities.
* Hardworking and honest team player with a strong work ethic.
* Proven networking abilities
* Proficient in Bahasa Indonesia & English (speaking, reading and writing).
* Willingness to travel for work.
If you think you have the above qualifications and qualities, please write to us, enclosing your CV, at:hrd@simiasia.com.
Short-listed candidates will be invited to an interview within one month of SIMI receiving the applications.

Taken from http://burloker.com/1857/internship-magang-for-final-project-students-at-pt-saudi-indonesia-multi-investment-simi/

Senin, 02 April 2012

Copet

            Sejenak kuhentikan langkahku tepat di ujung lorong. Tempat ini agak sepi. Para pengunjung mal sedikit kutemui daripada di tempat aku menelepon tadi. Kurasakan getaran HP-ku di celana. Kulihat ada sebuah pesan. Ana mengirimiku SMS. Aku membacanya sambil menundukkan topi hitamku yang agak terangkat. Aku suka sekali memakai topi yang lengkungan penutupnya sampai menutup mata.
             ”Hasil berapa, Mas?” tiba-tiba seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh ke arahnya. Seorang laki-laki berdiri tepat di hadapanku. Tampangnya menyeramkan. Kulihat tangan kanannya penuh tatto. Ia lalu berjongkok di sebelahku. Mau tak mau, aku pun harus berjongkok agar sejajar dengannya.
           ”Panen lagi sepi,” katanya kemudian. Aku masih tidak menanggapinya. Sesaat, aku baru mengerti bahwa laki-laki itu menganggap aku rekan seprofesinya. Seorang copet.

Oleh : Miko Wibisono dengan perubahan